Beberapa tahun belakangan ini lagi ngetrend banget di masyarakat yang namanya blogging. Entah mereka memakai Blogspot ataupun WordPress, bahkan ada yang memakai domain sendiri, dalam membuat situs blog. Membuat blog pun ada alasan tersendiri, ada yang ingin sharing tentang pengalaman pribadinya, memajang hasil karya seseorang (biasanya sih fotografi dan photoshop), dan yang paling sering adalah menceritakan tentang kejadian yang paling up-to-date.

Ngomongin tentang blog yang nyeritain tentang kejadian yang paling up-to-date, gw pernah blogwalking pas lagi heboh berita tentang video porno Ariel, Luna, dan Cut Tari, dan gw nemuin banyak blog yang ngebahas abis tentang mereka. Mulai dari blog yang memaparkan secara lengkap apa yang dia liat di infotainment, ada juga blog yang lebih tau perkembangan gosip itu daripada infotainment itu sendiri, ada yang menghina-hina sampai melaknat (yang ini biasanya isinya caci makian bahkan sampai komentatornya juga ikut mencaci maki), ada yang bikin lelucon tentang gosip itu sendiri, sampai ada blog yang full hoax.

***

Balik lagi ke topik utama.

Dari banyak blog-blog yang ada, banyak juga blog yang udah terlantar alias kaga pernah update. Ada yang terakhir update tahun 2009, bahkan ada yang terakhir update tahun 2007. Tapi banyak juga yang akhirnya update setelah sekian lama blognya ditinggalin dengan embel-embel kata: ‘Wah udah lama ga update’ atau bisa juga ‘Akhirnya update juga’ di awal postingan terbarunya.

Mungkin laen kali kalo blog gw terlantar sekian lama, gw bakalan nulis: ‘Akhirnya gw bisa bangkit dari kubur’ di awal post gw.

Mungkin kebanyakan mereka yang meninggalkan blog mereka adalah gara-gara kesibukan mereka dan tidak ada waktu untuk meng-update blog mereka.

Dan banyak juga yang ternyata mereka eksis di situs-situs mikroblogging seperti twitter dan plurk. Alasannya sih sebenernya sederhana, mereka males menulis panjang lebar di blog mereka. Kebanyakan alesan ini sebenernya buat blogger yang isi blognya tentang cerita sehari-harinya dia.

Mungkin supaya lebih jelas biar gw contohin gimana orang yang update status di twitter atau plurk.

Fulan: lagi solat jumat, khotbahnya lama amat ya

Dengan hanya nulis kaya gitu dijamin banyak komen yang dateng dari temen ato follower nya, baik itu komen pertanyaan atopun hanya sekedar menertawakan. Dan juga si Fulan ga usah nulis panjang lebar apa yang dia lakukan pas saat itu apalagi sampe nulis apa isi khotbahnya panjang lebar, bisa-bisa dia masih apdet status pas udah mulai solat.

KETERANGAN: Status di atas jangan ditiru ya, ntar Allah bete sama kalian yang suka apdet status begitu.

Sedangkan jika status tersebut diaplikasikan di blog maka dijamin bakalan sepi komen atau kalau semua postingan di blognya hanya seperti itu dijamin bakalan sepi pengunjung.

Blog sebenernya bisa membantu kita dalam melatih penulisan kita, seperti bagaimana bisa menulis dengan kata-kata yang dimengerti oleh orang lain. Jadi ada kelebihan dan kekurangan masing-masing antarĀ  blog dan microblog. Tergantung kebutuhan kita dan keseriusan kita.

One Response to “Blogging vs Microblogging”

Leave a Reply